USD
Rp14.117
(+0.34%)
SGD
Rp10.472
(+0.15%)
EUR
Rp16.075
(+0.05%)
AUD
Rp10.056
(-0.04%)
DKK
Rp2.154
(+0.05%)
SEK
Rp1.541
(+0.03%)
CAD
Rp10.583
(+0.47%)
NZD
Rp9.731
(-0.23%)
GBP
Rp18.552
(+0.48%)
HKD
Rp1.799
(+0.31%)
JPY
Rp128
(-0.51%)
SAR
Rp3.770
(+0.16%)
CNY
Rp2.110
(+0.29%)
MYR
Rp3.488
(-0.01%)
THB
Rp445
(+0.29%)

Anak Rantau Bingung Gimana Mau Nyoblos, Ini Cara Urus Dokumen Pindah TPS

 

Milenia.id – 17 April 2019 menjadi momentum seluruh masyarakat di Indonesia untuk memilih siapa yang bakal menjadi pemimpinnya kelak. Di mulai dari memilih Calon Anggota DPRD tingkat Kota,Kabupaten, Provinsi dan DPR RI. Tak lupa juga memilih calon presiden dan wakil presiden.

Nah, bagi kamu yang tengah berada di luar tempat tinggal asal dan berhalangan pulang kampung pasti merasa bingung bagaimana menyalurkan hak politiknya. Tenang saja, karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai panitia penyelenggara meminta warga yang ingin pindah lokasi tempat pemungutan suara (TPS) mengurus dokumen pindah memilih paling lambat pada 17 Februari 2019. Bagaimana cara mengurusnya?

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberi kesempatan pemilih pada Pemilu 2019 untuk berpindah tempat memilih melalui mekanisme pindah memilih. Lewat proses pengurusan administrasi pindah TPS (Tempat Pemungutan Suara), calon pemilih nantinya akan mendapatkan formulir A5. Pengurusan ini bisa dilakukan oleh umum, baik mahasiswa, karyawan, asisten rumah tangga, santri di pondok pesantren, serta bagi perantau secara umum.

Nah, karena batas pengurusan formulir A5 ini selambat-lambatnya 30 hari sebelum hari pencoblosan, artinya kamu harus mengurus administrasi paling lambat 17 Maret 2019. Kalau kamu ketinggalan untuk mengurus A5 di kampus-kampus, coba lakukan cara lain dengan syarat dan langkah yang sudah Milenia rangkum berikut.

Sebelumnya Cek Dahulu Apakah Nama Kamu Sudah Tercatat di Daftar Pemilih Tetap Dengan Mengakses website atau aplikasi resmi dari KPU

mengecek status pemilih via lindungihakpilihmu.kpu.go.id
mengecek status pemilih via lindungihakpilihmu.kpu.go.id

 

Nah, syarat utama untuk mendapatkan formulir A5 adalah memastikan bahwa kamu telah terdaftar sebagai DPT. DPT sendiri adalah daftar pemilih yang terdata KPU berdasarkan data pemilih pada pemilu terakhir yang disandingkan dengan data kependudukan Kemendagri. Nah, untuk mengecek apakah kamu termasuk ke dalam daftar DPT atau pun nggak, silakan mengakses website resmi KPU atau men-download aplikasi KPU RI PEMILU 2o19. Ayo jangan lama-lama.

Kamu bisa mendatangi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di daerah asal atau PPS terdekat yang menjadi tujuan mencoblos jika nggak memungkinkan untuk pulang kampun

Jika kamu terdaftar sebagai DPT, maka ada dua cara untuk mendapatkan formulir A5. Pertama, kamu bisa mendatangi PPS yang ada di kelurahan atau desa lokasi asal di mana kamu terdaftar sebagai DPT. Tapi jika kamu nggak bisa pulang ke daerah asal, kamu bisa mengurus penerbitan formulir A5 di PPS yang dekat dengan domisili di mana kamu akan mencoblos nantinya. Syarat pengajuan formulir A5 ini cukup membawa e-KTP dan datang sendiri ke PPS, soalnya memang nggak bisa diwakilkan.

Para Milenia, cara mengurus dokumen pindah memilih ini terdapat dalam PKPU 8 tahun 2018 tentang pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019. Pemilih yang akan pindah memilih harus mengurus dokumen formulir Model A.5-KWK, formulir ini merupakan surat keterangan pindah memilih di TPS lain.

Formulir model A.5 KWK ini bisa didapat setelah pemilih melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) tempat pemilih terdaftar, atau ke kantor KPU terdekat. Pemilih harus menunjukkan identitas dan bukti telah terdaftar sebagai pemilih dalam TPS asal.

Nantinya, petugas akan mencoret mana pemilih di TPS asal dan menandai nama tersebut sebagai pemilih yang pindah memilih. Pemilih juga harus melaporkan dan menunjukan formulir A.5 tersebut kepada PPS tujuan, paling lambat 1 hari sebelum pemungutan.

KPU mengatakan ada beberapa kategori pemilih yang dapat mengurus dokumen pindah memilih, di antaranya pelajar, napi, hingga korban bencana alam. Batas waktu 17 Februari ini diberikan agar KPU dapat mempersiapkan logistik pemilu.

Berikut isi PKPU 8 tahun 2018 pasal 8 tentang pemungutan dan penghitungan suara yang mengatur tentang pindah memilih,:

Pasal 8

(1)  Pemilih yang terdaftar dalam DPPh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf b merupakan Pemilih            yang karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang                bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain di provinsi dan/atau kabupaten/kota yang                sedang menyelenggarakan Pemilihan dalam satu wilayah.

(2)  Keadaan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi:
a. menjalankan tugas di tempat lain pada hari Pemungutan Suara;
b.menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi;
c.menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan;
d.tugas belajar, pindah domisili; dan/atau bencana alam.

(3) Dalam hal Pemilih memberikan suara di TPS lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemilih melapor kepada PPS asal untuk mendapatkan formulir Model A.5-KWK dengan menunjukkan bukti identitas yang sah dan/atau bukti telah terdaftar sebagai Pemilih di TPS asal dan melaporkan pada PPS tujuan paling lambat 1 (satu) hari sebelum hari Pemungutan Suara.

(4) Dalam hal Pemilih tidak dapat menempuh prosedur sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Pemilih dapat melapor kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk mendapatkan formulir Model A.5-KWK paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari Pemungutan Suara.

(5) PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota meneliti kebenaran identitas Pemilih yang bersangkutan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) pada DPT.

(6) Apabila Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (5) terdaftar dalam DPT, PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota menandai dan mencatat pindah memilih pada kolom keterangan formulir DPT dan menerbitkan surat keterangan pindah memilih dengan menggunakan formulir Model A.5-KWK dengan ketentuan lembar kesatu untuk Pemilih yang bersangkutan dan lembar kedua sebagai arsip PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota.

(7) Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) diberi informasi waktu dan tempat Pemungutan Suara oleh PPS.

 

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More