USD
Rp14.117
(+0.34%)
SGD
Rp10.472
(+0.15%)
EUR
Rp16.075
(+0.05%)
AUD
Rp10.056
(-0.04%)
DKK
Rp2.154
(+0.05%)
SEK
Rp1.541
(+0.03%)
CAD
Rp10.583
(+0.47%)
NZD
Rp9.731
(-0.23%)
GBP
Rp18.552
(+0.48%)
HKD
Rp1.799
(+0.31%)
JPY
Rp128
(-0.51%)
SAR
Rp3.770
(+0.16%)
CNY
Rp2.110
(+0.29%)
MYR
Rp3.488
(-0.01%)
THB
Rp445
(+0.29%)

Sebelum Dirimu Dapat Masalah Kenali Tanda Sahabatmu Tak Bisa di Percaya

Milenia.id –  Sebelum  terlalu jauh dan menjadi kecewa, ada baiknya kita mulai belajar lebih berhati-hati dalam mencari teman untuk bisa diajak curhat dan berbagi rahasia.

Curhat ke temen saat lagi ada masalah, memang bukan hal yang salah cuma kamu mesti selektif memilih teman mana yang bisa kamu percaya.

Terkadang kita sering merasa nyaman untuk bisa berbagi cerita dan membuka rahasia. Tapi apa alasanmu mempercayainya seorang teman menjaga rahasiamu?

Sebagai remaja adalah waktu di mana kita banyak butuh akan perhatian lebih. Butuh perhatian atas orang tua, saudara dan lingkungan sekitar. Hal ini yang membuat kita membutuhkan keberadaan orang lain sekedar saling memberi dan menerima termasuk dalam urusan berbagi suka dan duka. Ketika seseorang memiliki masalah, ia akan cenderung untuk menceritakan masalahnya kepada orang yang dikehendakinya. Tapi sekali lagi jangan sembarangan kalian curhat atau cerita seputar rahasia kepada orang lain yang kita ragu untuk bisa percaya

Cek dulu apakah temen kamu itu punya  ciri di bawah ini. Kalau gak, berarti kamu aman curhat soal masalah pribadimu ke dia.

Plin-plan

Para Milenia kamu jangan pernah berbagi rahasia kepada temanmu yang plin-plan apalagi suka berbohong.

Dia yang sudah jelas-jelas terbukti suka berbohong pastinya bukanlah orang yang tepat, karena ketika nanti rahasiamu tersebar dan terbongkar bahwa ia adalah pelakunya, ia bisa saja menyangkal dan melakukan kebohongan selanjutnya. Ia dengan mudah akan memutarbalikkan fakta dan membuat dirinya pada zona aman.

Suka bergosip

Bergosip menjadi aktivitas yang harus kita hindari. Selain membicarakan orang lain, bergosip terbilang aktivitas buang-buang waktu.

Temanmu gemar membicarakan orang lain dan tak berhenti membahasnya? Hati-hati, teman seperti ini mungkin seru diajak bergosip soal orang lain, tapi kalau nantinya ia kehabisan bahan gosip, bisa jadi kamu malah jadi bahan gosip selanjutnya. Lebih baik jauh-jauh deh dari si tukang gosip ini.

Sulit mengendalikan emosi

Mengendalikan emosi menjadi suatu hal yang sulit. Tak semua orang bisa mengendalikannya.

Sudah tentu orang yang susah mengendalikan emosi diri tak bisa kamu jadikan sebagai teman curhat, karena ketika kamu menceritakan sesuatu yang membuatnya kesal, ia justru akan terbawa suasana. Misalnya saja kamu memberitahu kalau salah satu dari teman dekatmu dan dia bersikap menyebalkan.

Dia tentunya akan langsung menjadi pendukungmu tetapi sekaligus ia akan membenci teman tersebut. Kalau sudah begini, artinya kamu membuat suasana semakin panas. Bahaya juga ya.

Nah, gimana apakah teman curhat kamu punya  ciri di atas? Semoga kita juga bukan menjadi teman yang seperti itu, ya. Bagaimana pun, seorang teman haruslah saling membantu tanpa pamrih. Bukan cuma datang di saat teman kita sedih, tapi kita juga harus mendukungnya ketika ia bahagia.

 

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More