USD
Rp14.117
(+0.34%)
SGD
Rp10.472
(+0.15%)
EUR
Rp16.075
(+0.05%)
AUD
Rp10.056
(-0.04%)
DKK
Rp2.154
(+0.05%)
SEK
Rp1.541
(+0.03%)
CAD
Rp10.583
(+0.47%)
NZD
Rp9.731
(-0.23%)
GBP
Rp18.552
(+0.48%)
HKD
Rp1.799
(+0.31%)
JPY
Rp128
(-0.51%)
SAR
Rp3.770
(+0.16%)
CNY
Rp2.110
(+0.29%)
MYR
Rp3.488
(-0.01%)
THB
Rp445
(+0.29%)

Kampung Markisa, Kampung Tematik Seni dan Budaya di Tangerang

Milenia.idKampung Markisa, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, mengadakan kegiatan Stimulan RT dan RW untuk mengembangkan warganya.Kegiatan ini diharapkan bisa merubah sikap dan perilaku masyarakat untuk lebih bisa menjaga lingkungan di sekitarnya.

“Program ini berkenaan dengan bebenah kampung. Masyarakat diharapkan bisa merubah sikap dan perilaku dari masyarakat yang kurang menncintai lingkungan menjadi masyarakat yang mencintai lingkungan,” ungkap Camat Karawaci, Suli Rosadi, Selasa (26/2).  Kegiatan kali ini terdapat program khusus untuk Kampung Markisa dengan nama Program Kampung Kita.

Rosadi menjelaskan, jika programnya sudah berjalan, maka seluruh dinas di Kota Tangerang akan terjun mengembangkan kualitas individu di Kampung Markisa.

“Program yang diberikan nanti seluruh dinas terjun langsung, ada 32 program, ini akan menjadi dan kemenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri, disesuaikan,” ucapnya.

“Kita akan dorong, contohnya nanti ada program dari Dinas Pariwisita. Nanti dia yg akan mendidik masyarakat di sini, mengajari debus atau tari,” terang Rosadi.

Kampung Markisa sendiri merupakan daerah yang berhasil dalam program PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) yang diadakan oleh pemerintah pada 2017 lalu.

Sebelumnya, Kampung Markisa merupakan tempat yang kumuh karena berdekatan dengan tumpukan sampah.Sejak 2015, warganya mulai gotong royong membenahi kampungnya, mulai dari menghilangkan tumpukan sampah dan mewarnai tembok-tembok rumahnya.

Lebih lanjut, Rosadi mengatakan, pada Kampung Markisa tepatnya di RW 02 jika akan dikembangkan menjadi kampung tematik maka akan memiliki tema seni dan budaya.

“Di sini ada 4 RT, terbagi dua. Mungkin tematiknya nanti karena PHBS nya sudah berhasil tematiknya itu budaya, RT 01, 02, 03 itu budaya Sunda, RT 04 budaya Cina Tionghoa, ini yang akan jadi daya tarik di sini huga dibangun panggung untuk penampilan seni budaya,” paparnya.

 

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More