USD
Rp14.117
(+0.34%)
SGD
Rp10.472
(+0.15%)
EUR
Rp16.075
(+0.05%)
AUD
Rp10.056
(-0.04%)
DKK
Rp2.154
(+0.05%)
SEK
Rp1.541
(+0.03%)
CAD
Rp10.583
(+0.47%)
NZD
Rp9.731
(-0.23%)
GBP
Rp18.552
(+0.48%)
HKD
Rp1.799
(+0.31%)
JPY
Rp128
(-0.51%)
SAR
Rp3.770
(+0.16%)
CNY
Rp2.110
(+0.29%)
MYR
Rp3.488
(-0.01%)
THB
Rp445
(+0.29%)

Kabupaten Siak Adopsi Aplikasi Smart City 3.0 Kota Tangerang

Milenia.id – Kabupaten Siak Provinsi Riau mengadopsi aplikasi Smart City milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Penandatangan perjanjian kerja sama dilakukan di ruangan Tangerang Live Room (TLR) Gedung Pusat Pemkot Tangerang, Selasa, oleh Wakil Wali Kota Tangerang,  Sachrudin dengan Wakil Bupati (Wabup) Siak, Alfedri.

Sejak tahun 2016 hingga 2019 terhitung 174 aplikasi sudah berhasil dibangun. Mulai dari menyediakan layanan yang mudah diakses masyarakat hingga mewujudkan pemerintah yang bersih dengan keterbukaan informasi.

Sachrudin mengatakan, Kota Tangerang terus bertransformasi untuk mengembangkan konsep Smart City.

Untuk mendukung gerakan 100 Smart City di Indonesia, Kota Tangerang pun telah bekerja sama dengan Pemkab/Pemkot lain di Indonesia dalam proses pemanfatan aplikasi Smart City. Antara lain, Pemkot Medan, Kota Tangerang Selatan dan sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Tidak ada artinya kalau kita membangun aplikasi sebanyak itu, tetapi manfaat dan informasinya tidak sampai ke masyarakat,” tegas Sachrudin.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Siak yang datang untuk belajar dan berkolaborasi bersama untuk kemajuan wilayah dan juga Indonesia.

“Sudah banyak kabupaten/kota yang bekerja sama dengan kita, Itu artinya penerapan dari aplikasi yang terkait kepegawaian maupun masyarakat ini berhasil. Kota Layak Huni adalah tujuan kita, pemerintah sediakan fasilitasnya melalui berbagai aplikasi ini. MoU ini adalah langkah awal bagi kita mewujudkan 100 Smart City di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Siak Alfedri menyatakan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat diperlukan peningkatan pelayanan yang berbasis teknologi informasi, Pemkab Siak pun sempat belajar hingga ke negara seperti Georgia, Azerbaijan, dan Turki.

“Sudah datang ke sana dan model Smart City yang paling mirip adalah Kota Tangerang, luar biasa Kota Tangerang,” ujarnya.

Alfedri menambahkan beberapa aplikasi yang memang akan dikembangkan adalah aplikasi yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, jalan dan penerangan jalan umum (PJU).

“Kalau bisa semua kita adopsi. Kalau untuk aplikasi perizinan dan pariwisata kami memang sudah ada jadi nanti aplikasi lainnya yang akan kita adopsi. Setelah MoU ini akan ada tindak lanjutnya,” kata Alfedri.

 

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More