USD
Rp14.110
(+0.23%)
SGD
Rp10.406
(+0.17%)
EUR
Rp15.976
(+0.01%)
AUD
Rp10.094
(+0.14%)
DKK
Rp2.141
(+0.02%)
SEK
Rp1.527
(-0.12%)
CAD
Rp10.664
(+0.13%)
NZD
Rp9.694
(+0.17%)
GBP
Rp18.246
(-0.04%)
HKD
Rp1.798
(+0.23%)
JPY
Rp128
(+0.32%)
SAR
Rp3.762
(+0.24%)
CNY
Rp2.085
(+0.13%)
MYR
Rp3.461
(+0.05%)
THB
Rp452
(+0.11%)

Timses Klaim Elektabilitas Prabowo  Sudah Menyalip Jokowi

Milenia.id –Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengklaim elektabilitas Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sudah mengungguli Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Saya kira sudah melampaui sekarang walaupun masih tipis,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (12/2).

Fadli mengklaim angka ini merujuk hasil survei internal Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga yang tidak dibuka kepada publik. Menurut Fadli selisih elektabilitas kedua pasang kandidat sebesar 1-2 persen dengan kemenangan untuk Prabowo. Dia memprediksi Prabowo – Sandiaga bakal memenangi kontestasi pemilihan presiden 2019 dengan perolehan suara mencapai 63 persen.

Meski begitu Fadli tak merinci kapan survei terakhir Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandi itu digelar dan berapa persen tepatnya perolehan suara Prabowo – Sandiaga menurut sigi. “Pak Djoko Santoso (Ketua BPN) yang tahu,” kata dia.

Fadli berujar elektabilitas Prabowo – Sandiaga terus naik. Di sisi lain dia menilai tren elektabilitas Jokowi – Ma’ruf justru mengalami krisis. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini mengatakan, elektabilitas Jokowi mandek karena janji-janji pemerintahannya yang tak terealisasi dan terlalu banyak pencitraan.

“Mereka mengalami krisis kebijakan yang tidak sesuai janji dan krisis otentisitas sehingga pencitraan dengan gimmick-gimmick menurut saya tidak mengangkat,” ujarnya, dikutip Tempo.co

Fadli Zon mengimbuhkan mandeknya elektabilitas Jokowi itu juga terlihat dari gaya inkumben yang belakangan lebih kerap menyerang kubu Prabowo. Menurut dia inkumben atau petahana seharusnya lebih banyak membeberkan keberhasilannya selama memerintah.

“Kalau ada petahana menyerang itu berarti dia udah mangkrak elektabilitasnya,” kata Fadli.

Sementara itu, dalam beberapa publikasi lembaga survei akhir-akhir ini, semua hasil survei menemukan Jokowi – Ma’ruf masih unggul dari Prabowo – Sandi. Survei teranyar dari Charta Politika, LSI Denny JA, dan Celebes Research Center (CRC) menunjukkan elektabilitas Jokowi – Ma’ruf masih unggul dengan selisih dua digit.

Hasil yang cukup berbeda ditemukan dalam survei Media Survei Nasional (Median). Dalam publikasinya, Median menemukan jarak elektabilitas kedua paslon tak terpaut cukup jauh, yaitu 9,2 persen atau satu digit.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More