USD
Rp14.110
(+0.23%)
SGD
Rp10.406
(+0.17%)
EUR
Rp15.976
(+0.01%)
AUD
Rp10.094
(+0.14%)
DKK
Rp2.141
(+0.02%)
SEK
Rp1.527
(-0.12%)
CAD
Rp10.664
(+0.13%)
NZD
Rp9.694
(+0.17%)
GBP
Rp18.246
(-0.04%)
HKD
Rp1.798
(+0.23%)
JPY
Rp128
(+0.32%)
SAR
Rp3.762
(+0.24%)
CNY
Rp2.085
(+0.13%)
MYR
Rp3.461
(+0.05%)
THB
Rp452
(+0.11%)

Pemkab Tangerang Dapat Kuota 1.289 Honorer PPPK, Ini Jumlah untuk Tenaga  Pendidik

Milenia.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Tangerang, Ahmad Surya Wijaya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 1.289 honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2019.

“Dominan pelamar adalah guru yang selama ini honorer Kategori Satu dan Dua (K-I dan K-II) sebanyak 1.125 orang,” katanya, Selasa (12/2).

Ahmad menambahkan dalam perekrutan itu pada bidang kesehatan sebanyak 111 orang dan pertanian (53 orang). Perekrutan honorer menjadi PPPK sesuai dengan penerimaan CPNS.

Menurut dia tidak mengalami kendala dalam perekrutan tersebut karena sistem yang digunakan sama dengan penerimaan CPNS.

Namun penerimaan pegawai itu sesuai arahan dan kuota yang diberikan pemerintah pusat sehingga Pemkab Tangerang perlu mempersiapkan gaji mereka.

Pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk pembayaran gaji tersebut dan sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD setempat.

“Untuk sementara dana yang tersedia hanya untuk mencukupi gaji pokok tanpa ada tunjangan lainnya,” kata mantan Sektretaris DPRD Kabupaten Tangerang itu, dilansir dari Antara.

Masalah itu sehubungan Pemkab Tangerang, mengalami kendala mengatasi persoalan guru honorer karena untuk pengangkatan harus ada dasar hukum yang jelas agar tidak menjadi masalah belakangan nantinya.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan perlu ada petunjuk pelaksanaan PP No.49 tahun 2018 tentang PPPK.

Ahmed sudah mendengar aspirasi para guru honorer dan telah memberikan saran bahwa ada persoalan serius yang dihadapi menyangkut pengangkatan menjadi ASN itu.

Dalam pertemuan dengan sejumlah anggota Forum Honorer Ketegori II Indonesia (FHK2I) Kabupaten Tangerang bahwa juga sudah menyerap aspirasi para guru tersebut.

Sedangkan laporan Dinas Pendidikan setempat terdapat 9.413 guru honorer tapi berdasarkan data dari FH2I sebanyak 8.733 orang yang terbaru dari Sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More