USD
Rp14.110
(+0.23%)
SGD
Rp10.406
(+0.17%)
EUR
Rp15.976
(+0.01%)
AUD
Rp10.094
(+0.14%)
DKK
Rp2.141
(+0.02%)
SEK
Rp1.527
(-0.12%)
CAD
Rp10.664
(+0.13%)
NZD
Rp9.694
(+0.17%)
GBP
Rp18.246
(-0.04%)
HKD
Rp1.798
(+0.23%)
JPY
Rp128
(+0.32%)
SAR
Rp3.762
(+0.24%)
CNY
Rp2.085
(+0.13%)
MYR
Rp3.461
(+0.05%)
THB
Rp452
(+0.11%)

KAHMI Tegaskan Tak Ada Deklarasi Dukung Jokowi di Harlah ke-72 HMI

Milenia.id – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menegaskan kabar yang menyebutkan KAHMI dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akan mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden (capres) tertentu pada Selasa 5 Februari 2019, tidak benar.

KAHMI menegaskan pada hari itu akan digelar acara peringatan Hari Lahir ke-72 HMI dan dimulainya pembuatan film Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Acara itu akan digelar di kediaman Penasihat KAHMI Akbar Tanjung di Jalan Purnawarman Nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Acara itu merupakan inisiatif Akbar.

“Bahwa undangan yang kami terima dari Kanda Dr Akbar Tandjung adalah acara untuk peringatan 72 tahun kelahiran HMI, serta dimulainya pembuatan Film Lafran Pane, sebagai Pahlawan Nasional, yang akan dihadiri oleh Bapak Ir Joko Widodo Presiden RI,” kata Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Hamdan Zoelva dalam siaran persnya, Senin (4/2/2019).

KAHMI juga sudah berkomunikasi dengan Akbar Tanjung agar tak membawa nama institusi jika ingin menggelar acara deklarasi dukungan terhadap capres. Akbar Tanjung menyambut baik harapan KAHMI tersebut. Hal itu disampaikan Hamdan saat bersilaturahmi ke kediaman Akbar pada Jumat 1 Februari 2019.

“Beliau menegaskan, tidak akan menggunakan institusi baik KAHMI maupun HMI untuk kepentingan politik praktis. Kalaupun akan dilaksanakan deklarasi dukungan pada Capres tertentu, beliau setuju menggunakan nama; “deklarasi dukungan Sahabat AT untuk Jokowi”. Dan Dalam pertemuan tersebut juga disepakati tidak menggunakan kata Dies Natalis HMI, karena Dies Natalis adalah agendanya PB HMI,” kata dia.

Berikut ini pernyataan lengkap sikap KAHMI yang ditandatangani oleh koordinator Presidium KAHMI Hamdan Zoelva dan Sekjen Manimbang Kahariady:

Dengan senantiasa mengharap ridho Allah SWT, Majelis Nasional KAHMI dengan ini menyampaikan pernyataan secara resmi sehubungan beredarnya informasi rencana deklarasi KAHMI-HMI pada calon presiden, sbb:

1). Bahwa Undangan yang kami terima dari Kanda Dr. Akbar Tandjung adalah acara untuk peringatan 72 tahun kelahiran HMI, serta dimulainya pembuatan Film Lafran Pane, sebagai Pahlawan Nasional, yang akan dihadiri oleh Bapak Ir. Joko Widodo Presiden RI. pada hari Selasa, tanggal 5 Februari 2019 di kediaman Kanda Dr. Akbar Tandjung, Jln. Purnawarman No. 18. Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan acara tersebut, adalah inisiatif Kanda Dr. Akbar Tandjung.

2). Dalam upaya menjaga agar acara tersebut berjalan sesuai dengan agenda sebagaimana disebut pada poin (1) dan untuk mengantisipasi agar KAHMI secara organisatoris tidak terseret kepada politik praktis serta untuk menjaga secara konsisten independensi organisasi, Majelis Nasional KAHMI menyampaikan secara langsung kepada Kanda Dr. Akbar Tandjung, pada kesempatan silaturrahmi di kediaman beliau, pada hari Jum’at tanggal 1 Februari 2019 pagi, agar pada acara tersebut tidak dilakukan deklarasi dukungan pada capres tertentu, yang mengatasnamakan alumni HMI, apalagi mengatasnamakan organisasi KAHMI. Dan beliau sangat memahami dan menyambut baik harapan dari Majelis Nasional KAHMI tersebut. Beliau menegaskan, tidak akan menggunakan institusi baik KAHMI maupun HMI untuk kepentingan politik praktis. Kalaupun akan dilaksanakan deklarasi dukungan pada Capres tertentu, beliau setuju menggunakan nama; “deklarasi dukungan Sahabat AT untuk Jokowi”. Dan Dalam pertemuan tersebut juga disepakati tidak menggunakan kata Dies Natalis HMI, karena Dies Natalis adalah agendanya PB HMI.

3). Kami menghargai sikap dan pilihan politik para alumni HMI yang secara nyata berada di kedua paslon capres/cawapres bahkan banyak diantaranya aktif menjadi Tim Sukses. Kami menghimbau agar dalam melakukan ikhtiar dan langkah-langka politik, tetaplah berkomitmen menjaga keutuhan dan martabat organisasi KAHMI sebagai wadah bersama bagi seluruh alumni HMI, agar tidak dilibatkan dan diseret pada kepentingan politik praktis.

4). Kami menyatakan dengan tegas bahwa bahwa berita/Flayer yang beredar, nama KAHMI untuk deklarasi dukungan pada paslon tertentu adalah tidak benar dan tampak sepengetahuan Majelis Nasional KAHMI. Kami menghimbau kepada seluruh alumni HMI untuk terus mengembangkan tradisi, Tabayyun dalam menghadapi berbagai isu/berita/informasi yang belum jelas kebenaran dan belum jelas sumbernya.

5). Menginstruksikan seluruh pimpinan KAHMI disemua tingkatan (Majelis Wilayah dan Majelis Daerah), agar senantiasa menegakkan disiplin organisasi dan melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan dimanfaatkannya KAHMI sebagai wadah bersama, untuk kepentingan politik, golongan atau kelompok tertentu.

Untuk itu diharapkan agar Saudara segera berkordinasi/berkomunikasi dengan Majelis Nasional KAHMI
Billahi Taufiq wal Hidayah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Jakarta, 29 Jumadil Awwal.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More