USD
Rp14.096
(+0.1%)
SGD
Rp10.401
(+0.04%)
EUR
Rp15.956
(+0.12%)
AUD
Rp10.044
(+0.5%)
DKK
Rp2.138
(+0.12%)
SEK
Rp1.508
(+1.27%)
CAD
Rp10.621
(+0.4%)
NZD
Rp9.652
(+0.44%)
GBP
Rp18.314
(-0.37%)
HKD
Rp1.796
(+0.11%)
JPY
Rp127
(+0.15%)
SAR
Rp3.759
(+0.09%)
CNY
Rp2.085
(+0.03%)
MYR
Rp3.453
(+0.24%)
THB
Rp452
(-0.03%)

KPU Bakal Umumkan Daftar Caleg Eks Narapidana Malam Ini

Milenia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana akan mengumumkan eks  narapidana yang menjadi calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019.

Para caleg tersebut antara lain eks napi kasus korupsi, perdagangan narkoba, dan kekerasan seksual terhadap anak.

“Kalau nggak ada halangan hari ini, mengumumkan mantan narapidana, mantan narapidana itu case-nya kan banyak, ada korupsi, macam-macam lah,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di RRI, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Belum diketahui pengumuman caleg eks napi bakal dipublikasikan dalam situs KPU atau diumumkan secara langsung. KPU disebut Arief masih menyiapkan datanya.

“Rencananya hari ini, nanti sore atau malam,” sebut dia, dilansir dari Detik.com.

Pengumuman caleg eks koruptor atau kasus lainnya ditegaska KPU  juga sejalan dengan perintah UU Pemilu yang mengharuskan caleg berstatus eks napi mendeklarasikan diri secara terbuka. Dalam Pasal 240 ayat 1 huruf (g) disebutkan bakal caleg eks narapidana harus secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik soal statusnya tersebut.

“Karena UU juga menyebutkan mereka juga harus declare, menyatakan secara terbuka,” ujar Arief.

Sebelumnya, sejumlah pihak dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) telah mendesak KPU untuk mengumumkan caleg bekas narapidana, khususnya eks koruptor menjelang 2,5 bulan pemungutan suara pada Pemilu.

Salah satunya adalah Indonesia Corruption Watch (ICW). Pengumuman caleg eks koruptor dinilai merupakan komitmen KPU untuk menciptakan pemilu berintegritas.

Pengumuman daftar caleg eks terpidana tersebut nantinya bisa digunakan publik untuk mendapat informasi mengenai rekam jejak caleg mantan napi korupsi. Harapannya, publik bisa melakukan pertimbangan yang cukup dalam memilih calon wakil rakyatnya pada Pemilu bulan April mendatang.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More