USD
Rp14.096
(+0.1%)
SGD
Rp10.401
(+0.04%)
EUR
Rp15.956
(+0.12%)
AUD
Rp10.044
(+0.5%)
DKK
Rp2.138
(+0.12%)
SEK
Rp1.508
(+1.27%)
CAD
Rp10.621
(+0.4%)
NZD
Rp9.652
(+0.44%)
GBP
Rp18.314
(-0.37%)
HKD
Rp1.796
(+0.11%)
JPY
Rp127
(+0.15%)
SAR
Rp3.759
(+0.09%)
CNY
Rp2.085
(+0.03%)
MYR
Rp3.453
(+0.24%)
THB
Rp452
(-0.03%)

Makan Pedas Sebelum Tidur Bisa Sebabkan Mimpi Buruk

Milenia.id – Mimpi buruk menjadi hal  yang sangat mengganggu tidur. Tidak jarang tidur kita menjadi terganggu akibat reaksi mengigau lainnya seperti triak hingga terbangun. Ternyata,  dalam kesehatan mimpi buruh bisa disebabkan dari  makan pedas sebelum tidur.  Kok bisa?

Jadi begini. Dilasir dari Republika.co.id, Selasa (29/1) banyak ahli menjelaskan mengonsumsi makanan pedas dapat menimbulkan mimpi buruk.

Menurut Dr Charles Bae, MD, seorang dokter  di Sleep Disorders Center di Cleveland Clinic, Amerika Serikat segala makanan yang masuk dalam tubuh sebelum tidur akan mempengaruhi mimpi.

“Makan sebelum tidur berpengaruh terhadap mimpi, Karena makanan larut malam menyebabkan peningkatan metabolisme dan suhu tubuh Anda”. Ungkapnya, (10/1).

Bermimpi akan terjadi selama periode REM (rapid eye movement), yang terjadi setiap 90 menit. Umumnya REM terjadi ketika anda sudah mulai pulas tertidur. Jadi ketika tubuh kita bekerja untuk mencerna makanan, ada kemungkinan lebih baik kelangsungan tidur kita akan terganggu.

Charles juga menjelaskan jika makan pedas mendukung hadirnya mimpi buruk. Mengkonsumsi makanan pedas tentu akan mengakibatkan meningkatnya metabolisme dan suhu tubuh. Ketika anda tertidur maka aktivitas pencernaan semakin bekerja keras.

Ketika tidur, otak dan otot manusia dalam keadaan lemas dan diharuskan beristirahat, bukan mencerna makanan. Lisa Medalie, rekan klinis psikiatri di University of Chicago, menyarankan pasien untuk menghindari makanan berat atau pedas dalam dua hingga tiga jam sebelum tidur untuk mengurangi mimpi.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More