USD
Rp14.096
(+0.1%)
SGD
Rp10.401
(+0.04%)
EUR
Rp15.956
(+0.12%)
AUD
Rp10.044
(+0.5%)
DKK
Rp2.138
(+0.12%)
SEK
Rp1.508
(+1.27%)
CAD
Rp10.621
(+0.4%)
NZD
Rp9.652
(+0.44%)
GBP
Rp18.314
(-0.37%)
HKD
Rp1.796
(+0.11%)
JPY
Rp127
(+0.15%)
SAR
Rp3.759
(+0.09%)
CNY
Rp2.085
(+0.03%)
MYR
Rp3.453
(+0.24%)
THB
Rp452
(-0.03%)

Wagub Dorong Desa di Banten Miliki Perpustakaan

Milenia.id – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mendorong setiap desa di Banten memiliki perpustakaan di desa. Hal ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi Banten mendorong minat baca masyarkat dan budaya literasi di desa-desa.

“Demi meningkatkan budaya literasi dan budaya membaca di Provinsi Banten khususnya di desa, maka di tahun anggaran ini Pemprov Banten mewajibkan kepada para kepala desa untuk membuat perpustakaan,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat membuka sosialisasi bantuan keuangan desa melalui APBD Banten Tahun 2019, di Aula Bappeda Kabupaten Serang, di Serang, Senin (28/1/2019).

Oleh karena itu, kata Andika, Pemprov Banten mewajibkan kepada para kepala desa se-Provinsi Banten dalam memanfaatkan penggunaan bantuan keuangan desa Tahun 2019,  agar membuat perpustakaan di setiap desa.

Andika meminta kepada para kepala desa se-Banten agar bantuan keuangan desa tersebut digunakan sebaik-baiknya, sehingga dirasakan langsung manfaatnya untuk masyarakat. Selain untuk infrastruktur desa, kata dia, diantaranya untuk pengembangan minat baca dan literasi yakni dengan mendirikan perpustakaan desa.

Apabila bantuan ini digunakan dengan sangat baik dan laporan pertanggung jawabannya jelas, kata Andika, rencananya di tahun anggaran 2020 Pemerintah Provinsi Banten akan meningkatkan nilai bantuannya.

“Pemprov Banten berencana akan meningkatkan nilai bantuan ini dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta atau minimal sama dengan tahun yang lalu yaitu Rp70 juta, asalkan peruntukan bantuan ini sesuai dan SPJ-nya sesuai peraturan serta masyarakat merasakan langsung dampaknya,” katanya dilansir dari Antara.

Andika juga menambahkan bahwa bantuan ini hanya bersifat stimulan atau perangsang, agar kedepan desa di Banten menjadi desa mandiri, menekan angka desa tertinggal, penguatan pembangunan desa dan meminimalisir permasalahan di desa khususnya infrastruktur.

Di hadapan para kepala desa se-Kabupaten Serang, Wagub Banten juga mengungkapkan, bahwa selama ini ia selaku wakil gubernur bersama gubernur Banten mendapatkan aspirasi dari masyarakat tentang keluhan terkait pembangunan infrastruktur di desa.

“Saya dan pak gubernur mendapatkan keluhan dari masyarakat tentang infrastruktur, maka dari itu kami Pemerintah Provinsi Banten juga berharap dengan bantuan ini dapat memperbaiki infrastruktur di desa-desa di seluruh Provinsi Banten,” katanya.

Andika Hazrumy mengatakan, target Pemprov Banten bagaimana desa-desa se-Provinsi Banten bisa menjadi desa mandiri, sehingga pola perencanaan pembangunan yang diterapkan baik oleh Pemerintah Pusat, Pemprov Banten maupun Pemkab Serang bisa berdampak positif bagi antisipasi kesenjangan pembangunan insfrastruktur yang ada di pedesaan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa juga berharap bahwa bantuan keuangan desa dari Provinsi Banten tersebut hasilnya harus dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat desa.

”Hasil bantuan ini harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarkat desa. Untuk itu, pergunakan sebaik mungkin sesuai dengan ketentuan,” kata Pandji.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More