USD
Rp14.096
(+0.1%)
SGD
Rp10.401
(+0.04%)
EUR
Rp15.956
(+0.12%)
AUD
Rp10.044
(+0.5%)
DKK
Rp2.138
(+0.12%)
SEK
Rp1.508
(+1.27%)
CAD
Rp10.621
(+0.4%)
NZD
Rp9.652
(+0.44%)
GBP
Rp18.314
(-0.37%)
HKD
Rp1.796
(+0.11%)
JPY
Rp127
(+0.15%)
SAR
Rp3.759
(+0.09%)
CNY
Rp2.085
(+0.03%)
MYR
Rp3.453
(+0.24%)
THB
Rp452
(-0.03%)

Ikuti Terus,  Facebook Bakal Gabungkan WhatsApp, Instagram, dan Messenger

Milenia.id — Facebook sebagai salah satu perusahaan teknologi dan sosial media terbesar di dunia tengah melakukan pengembangan terhadap sistem aplikasinya.

Pengembangan itu berupa  penggabungan sistem pada layanan WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger agar ketiga aplikasi tersebut saling terhubung dan bisa berkirim pesan satu sama lain.

Facebook memasitkan ketiga aplikasi itu akan terus ada dan beroperasi sebagai aplikasi mandiri. Akan tetapi, di belakang itu semua, Facebook sedang membangun infrastruktur dasar di balik WhatsApp, Instagram, dan Messenger, agar bisa saling terhubung.

Facebook sebenarnya sudah memulai integrasi aplikasi yang mereka garap. Sebagai contoh, jika seorang pengguna Instagram mengunggah konten gambar di fitur Stories, maka ada pilihan agar konten itu bisa dibagikan pula ke Facebook Stories.

Menurut laporan The New York Times, setelah mendapatkan bocoran dari sejumlah sumber yang terlibat dalam proyek ini, perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg itu menjanjikan semua aplikasi akan menyediakan fitur pesan enkripsi end-to-end untuk menjamin keamanan.

Dengan cara ini, maka pengguna Messenger bisa langsung berkirim pesan dengan pengguna WhatsApp. Cara ini menerobos batas layanan aplikasi pesan yang selama ini tidak bisa dilakukan oleh lintas platform.

“Kami ingin memberi pengalaman pengiriman pesan terbaik yang diharapkan; dan orang-orang ingin pengiriman pesan cepat, sederhana, andal dan privat,” kata Facebook dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Kumparan,  Sabtu (26/1).

“Kami sedang berupaya membuat lebih banyak produk perpesanan kami terenkripsi end-to-end dan mempertimbangkan cara-cara untuk membuatnya lebih mudah menjangkau teman dan keluarga di seluruh jaringan.”

Sejumlah sumber The New York Times mengatakan, pekerjaan untuk mengintegrasikan ketiga aplikasi sudah dimulai dari sekarang. Pengembangan ditargetkan akan rampung pada akhir 2019 atau awal 2020.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More