USD
Rp14.117
(+0.34%)
SGD
Rp10.472
(+0.15%)
EUR
Rp16.075
(+0.05%)
AUD
Rp10.056
(-0.04%)
DKK
Rp2.154
(+0.05%)
SEK
Rp1.541
(+0.03%)
CAD
Rp10.583
(+0.47%)
NZD
Rp9.731
(-0.23%)
GBP
Rp18.552
(+0.48%)
HKD
Rp1.799
(+0.31%)
JPY
Rp128
(-0.51%)
SAR
Rp3.770
(+0.16%)
CNY
Rp2.110
(+0.29%)
MYR
Rp3.488
(-0.01%)
THB
Rp445
(+0.29%)

Yuk! Goyang SUPERMUSIC ‘Rockin Fest’ Bareng Slank Malam Ini

Milenia.id – Grup Band Slank siap menggoyang para penggemarnya malam ini, Rabu (24/10) lewat konser SUPERMUSIC ‘Rockin Fest’ di Stadion Heroik Kopassus, Serang Banten.

Konser ini menjadi rangkaian dari SUPERMUSIC ‘Rockin Fest’. Selain di Kota Serang, sejumlah kota sudah disiapkan untuk festival musik terbesar ini. Diantaranya, Depok (14/10), Jakarta Selatan (17/10), Jakarta Timur (19/10), Bekasi (20/10), Serang (24/10), Tangerang (26/10) dan terakhir di Karawang pada (27/10).

 

Siapa Slank?

Jauh sebelum Slank, Cikini Stones Complek (CSC) sudah lebih dulu eksis. Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimbim punya kegemaran memainkan lagu-lagu Rolling Stones di era 80-an. Ia jenuh, dan akhirnya pada tahun 1983 grup ini  bubar.

Kegemarannya dalam bermusik, tak berhenti.  Bersama dengan saudaranya, Denny dan Erwan, Bimbing  membentuk Red Evill. Dari nama ini, muncul grup bank Slank. Sebuah nama satire untuk cowok selengean.

Dengan komposisi tambahan Bongky (gitar) dan Kiki (gitar). Kediaman Bimbim yang merupakan anak dari pasangan Sidharta M. Sumarno dan Iffet Veceha jadi tempat biasa Slank nongkrong. Hingga pada akhirnya, band ini punya jutaan penggemar, Slank harus bongkar pasang personil hingga kali ke-14 di tahun 1966. Hingga saat ini, formasi terakhir yang dimulai dari album ke-7 Slank, terdiri dari Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar) masih tetap terus berkarya.

Saat itu, Slank menjadi salah satu band rock muda yang berbahaya. Begitu pula Kampungan (1991), dan Piss (1993) yang resmi menjadikan Slank sebagai band rock paling populer kala itu.

Sukses Slank diikuti dengan banyaknya musisi yang berdatangan ke markas Slank di Jalan Potlot, Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Banyak musisi dan penyanyi yang tak hanya nongkrong, tapi juga berguru di sana.

Salah satunya adalah Imanez, yang rumahnya berdekatan dari gang Potlot. Menurut Iffet, yang akrab dipanggil Bunda, rumah Imanez dulu sekarang menjadi hotel Kaisar. Imanez juga sering mengajak Didit Saad, adiknya. Selain mereka, ada Bongky yang merupakan kawan lama Bimbim. Ada juga Palin Burman Siburian, alias Pay, gitaris juara festival yang kemudian bekerja sebagai penjaga studio milik Bimbim.

Anak-anak muda itu banyak gonta-ganti band. Band Lovina, misalkan. Ini dibentuk oleh Massto, adik Bimbim. Untuk vokalisnya, ia mengajak Kaka yang masih sepupunya. Band ini memainkan lagu-lagu Guns N Roses dan Night Ranger. Band ini turut andil dalam membiasakan Kaka bernyanyi.

Suatu hari, Bimbim menonton Lovina dan terkesima dengan suara Kaka. Saat itu Slank baru saja ditinggal oleh vokalisnya, Well Welly. Saat itu Slank mau masuk dapur rekaman. Kaka dianggap sebagai keping pelengkap Slank. Janji Bimbim, Kaka hanya dipinjam untuk dua album saja.

Namun janji itu, kita tahu, urung terlaksana. Album pertama Slank, Suit-Suit…He.. He.. (Gadis Sexy) yang dirilis pada 1990 laris manis. Mengorbitkan Slank menjadi salah satu band rock muda yang berbahaya. Begitu pula Kampungan (1991), dan Piss (1993) yang resmi menjadikan Slank sebagai band rock paling populer kala itu.

Selain Imanez, Anang Hermasyah juga musisi asal Potlot. Ia datang dari Jember, Jawa Timur, dan berkenalan dengan Pay di Bandung dan rajin nongkrong di Potlot.

Ia merilis album perdananya, Biarkanlah pada 1992. Pay menjadi produser. Selain itu ia juga diajak Massto untuk membuat band bernama Kidnap. Di band ini juga bercokol Koko, kakak Kaka, dan Damon Koeswoyo, anak lelaki Tony Koeswoyo. Album perdana dan satu-satunya, Katrina, dirilis pada 1993. Melahirkan hits seperti “Biru”, “Muak”, dan “Depresi Mania.” Band ini kemudian bubar, dan Anang terus berkibar jadi penyanyi solo.

Penyanyi Imanez merilis album perdana Anak Pantai (1994). Ia dianggap sebagai salah satu musisi yang mempopulerkan reggae di Indonesia. Ada juga Andy Liany, vokalis yang merantau dari Tanjung Pinang, Riau. Album perdananya, Misteri dirilis pada 1993. Album ini melahirkan lagu legendaris “Sanggupkah.”

Didit Saad, adik Imanez, punya band bernama Plastik yang ia bentuk bersama Ipang dan Aray. Album perdana mereka, Plastik, dirilis pada 1995. Tahun berikutnya giliran Flowers yang unjuk gigi. Band yang dibentuk oleh Njet, Boris, dan Bongky dari Slank ini melepas album 17 Tahun ke Atas.

Selain Imanez dan Anang, Pay,Ovie Ariesta, Ipang dll. Beberapa musisi jebolan gang Potlot III sampai saat ini terlihat masih malang-melintang di dunia hiburan, sedangkan sebagian lainnya ada yang telah tenggelam atau pun terjun menggeluti bidang pekerjaan lain, seperti sosial dan politik

Sekarang Gang Potlot III masih ramai, tapi bukan lagi oleh musisi muda. Melainkan oleh Slankers. Namun ia tetap akan menjadi tugu ingatan tersendiri, sebuah gang kecil yang melahirkan banyak musisi dahsyat Indonesia.

Nah,  event akan dimulai pada pukul 16.00 WIB sampai dengan kurang lebih pukul 22.30 WIB.

Bakal ada bazzar komunitas, distro dan game-game menarik serta doorprize untuk penonton yang hadir.

Catat! Konser khusus 18 tahun ke atas. Dengan membawa kartu identitas.

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More