USD
Rp14.117
(+0.34%)
SGD
Rp10.472
(+0.15%)
EUR
Rp16.075
(+0.05%)
AUD
Rp10.056
(-0.04%)
DKK
Rp2.154
(+0.05%)
SEK
Rp1.541
(+0.03%)
CAD
Rp10.583
(+0.47%)
NZD
Rp9.731
(-0.23%)
GBP
Rp18.552
(+0.48%)
HKD
Rp1.799
(+0.31%)
JPY
Rp128
(-0.51%)
SAR
Rp3.770
(+0.16%)
CNY
Rp2.110
(+0.29%)
MYR
Rp3.488
(-0.01%)
THB
Rp445
(+0.29%)

Mengenang Musisi John Denver, Dan Perkembangan Musik Folk Di Indonesia

Milenia.id – Hay paramilenia, pastinya akhir-akhir ini sering dong mendengarkan musik Folk yang sedang di gandrungi oleh kaum milenia belakangan ini seperti group Band Payung Teduh dengan lagunya “Akad”, Fourtwnty “Zona Nyaman”  yang sempat menjadi soundtrack di “Film Filosofi Kopi 2”.

Tidak dapat dipungkiri dibalik terciptanya sebuah karya musik tertentu tak terlepas dari musisi inspiratif terdahulu. Musik Folk yang juga memiliki arti  “Rakyat”, merupakan musik beretnik musik tradisional yang  isinya selalu lekat dengan sebuah ekspresi perjuangan,  kritik, yang selalu lekat akan kesederhanaan dan keseharian yang tentunya memiliki corak berbeda-beda di setiap Negaranya. Hal ini membuat musik folk sangat kaya dalam instrumen, tune, pelafalan dan bahkan metode produksinya.

Mengenang Wafatnya John Denfer

John Denver merupakan salah satu legenda,  penyanyi, pencipta lagu, dan aktivis politik Amerika Serikat  bernuansa Folk yang diawal kariernya selalu memprotes tentang keadilan sosial, perang, dan lingkungan hidup lewat lagunya yang juga menginspirasi para musisi Folk Indie ternama di Indonesia untuk selalu berkarya.

Pada tahun 1965, ia bergabung dengan Chad Mitchell Trio sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar dan berkarier solo untuk label RCA Records pada tahun 1969 dan mengeluarkan album pertamanya “ Rhymes and Reasons “ yang terkenal dengan lagunya yang berjudul “Leaving on a Jet Plane”.

Nama Denver semakin melambung setelah  sukses sebagai salah seorang musisi terlaris Amerika Serikat ditahun 1974 lewat karyanya “Sunshine on My Shoulders” dan “Annie’s Song”  yang berhasil menduduki tangga  nomor satu lagu AS dan Britania Raya. Hingga akhirnya ia dinobatkan sebagai Pujangga Resmi negara bagian Colorado pada tahun 1977.

Tepat pada hari ini  12 Oktober 1997 John Denver tewas pada umurnya yang ke 53 tahun, setelah pesawat bermesin tunggal yang dikemudikannya jatuh di lepas pantai Pacific Grove, California, tidak lama setelah lepas landas dari Bandar Udara Monterey Peninsula.

Perkembangan Musik Folk Indonesia

Di Indonesia sendiri Folk disinyalir diperkenalkan oleh musisi, Gordon Tobing yang  berhasil mempopulerkan lagu folk etnis Indonesia sampai ke tingkat  Internasional Bersama vokal grup Impola mulai dari bermain di acara Press Fest di Jerman pada 1965 hingga terpilih oleh Tim Ahli Seni Australia untuk mewakili Asia pada acara Art Festival of Perth pada tahun 1969 hingga mampu melahirkan   sosok-sosok baru seperti duo Franky & Jane, Mogi Darusman, Tara & Jayus, Tika & Sita, Iwan Fals, Wanda Chaplin, Tom Slepe, Doel Sumbang, Ritta Rubby Hartland, Elly Sunarya hingga Ully Sigar Rusady, Ebiet G Ade serta musisi lainnya yang dewasa ini kembali digandrungi oleh kaum milenia di Indonesia melalui karya-karya Band Folk Indie seperti group band Fourtwnty, Payung Teduh, Mocca dan lainnya yang tidak dapat milenia sebutkan satu persatu.

Selamat bermusik, selamat berkarya, maju terus musisi Indonesia !!

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More